Siklus Hidup Hewan Materi Kelas 4 Tema 6

Pengertian Siklus Hidup

Siklus Hidup atau Daur Hidup merupakan suatu rangkaian kejadian yang berulang secara tetap dan teratur yang menunjukan suatu perkembangan individu makhluk hidup sejak lahir hingga akhir pertumbuhannya.

Sikus Hidup Hewan

Siklus hidup hewan dibagi menjadi 2, yaitu:
  1. Tidak mengalami perubahan bentuk
  2. Mengalami perubahan bentuk (Metamorfosis). Metamorfosis ada 2, yaitu metamorfosis sempurna (mengalami perubahan bentuk pada setiap tahap perkembangannya) dan metamorfosis tidak sempurna (hanya mengalami perubahan bentuk pada beberapa tahap perkembangannya). 

Contoh Siklus Hidup Hewan yang Tidak Mengalami Perubahan Bentuk 

1. Siklus Hidup Ayam

Daur hidup ayam

Ayam Dewasa bertelur. Di dalam telur berkembang embrio, kemudian menetas menjadi anak ayam. Lama-kelamaan anak ayam menjadi ayam dewasa yang siap bertelur kembali. Begitu seterusnya.

2. Siklus Hidup Kucing

Daur hidup kucing

Kucing dewasa melahirkan anak kucing. Kemudian anak kucing tumbuh menjadi kucing muda. Lama-kelamaan kucing muda tumbuh menjadi kucing dewasa. Ketika dewasa maka kuciang akan siap untuk melahirkan anak lagi. Begitu seterusnya.

Contoh Siklus Hidup Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

1. Siklus Hidup Kupu-Kupu
Daur hidup kupu-kupu

Kupu-kupu dewasa bertelur. Telur menetas menjadi ulat. Ulat lama-kelamaan akan menjadi kepompong. Dari kepompong akan muncul kupu-kupu yang akan menjadi dewasa. Ketika dewasa, maka kupu-kupu akan siap bertelur kembali. Begitu seterusnya.

2. Siklus Hidup Katak
Daur hidup katak

Katak dewasa bertelur. Kemudian telur menetas menjadi kecebong yang tak berkaki. Lama-kelamaan, kecebong memiliki kaki. Lalu berubah menjadi katak berekor. Lama-kelamaan menjadi katak dewasa. Ketika dewasa, maka katak akan siap untuk bertelur. Begitu seterusnya.

3. Siklus Hidup Nyamuk
Daur Hidup nyamuk

Nyamuk dewasa bertelur. Telur menetas menjadi jentik-jentik. Lama kelamaan jentik berubah menjadi kepompong. Dari kepompong akan keluar nyamuk yang akan menjadi nyamuk dewasa. Setelah dewasa, maka nyamuk akan siap bertelur kembali. Begitu seterusnya.

Contoh Siklus Hidup Hewan yang Mengalami Metamorfosis Tidak Sempurna

1. Siklus Hidup Belalang
Daur hidup belalang
Belalang dewasa bertelur. Telur menetas menjadi Nimfa tak bersayap. Lama kelamaan Nimfa mulai bersayap, kemudian menjadi belalang dewasa. Setelah dewasa, maka belalang akan siap bertelur kembali. Begitu seterusnya.

2. Siklus Hidup Kecoa
Daur hidup kecoa

Kecoa dewasa bertelur. Telur menetas menjadi Nimfa 1 dengan ukuran kecil dan tak bersayap. Lama kelamaan ukurannya tambah besar menjadi Nimfa 2 dan masih tak bersayap, kemudian menjadi kecoa dewasa 1 yang ukurannya lebih besar dari Nimfa 2 dan sudah mempunyai sayap. Kemudian tumbuh menjadi kecoa dewasa 2 yang ukuran dan sayapnya sudah sempurna. Setelah dewasa, maka kecoa akan siap bertelur kembali. Begitu seterusnya.

3. Siklus Hidup Capung
Daur hidup Capung
Capung dewasa bertelur di air. Telur menetas menjadi Nimfa dan tinggal di air. Setelah mengalami beberapa kali pergantian kulit, maka nimfa akan berubah menjadi Capung. Ketika dewasa, maka capung akan siap bertelur kembali. Begitu seterusnya.

Untuk lebih jelas tentang siklus hidup hewan, dapat menonton video berikut!

Demikian pembelajaran kita kali ini, tentang siklus hidup atau daur hidup hewan. Bila ada pertanyaan, bisa ditulis di kolom komentar.

0 Response to "Siklus Hidup Hewan Materi Kelas 4 Tema 6"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel